Breaking News

J. Rumbiak: Terimakasih2dan Selamat Beristirahat Bapak Zadrach Wainggai

Thank you kaka tuan Dr. Jacob Rumbiak

BAPA ZADRACH WAINGGAI , TEMPAT MENYIMPANG DAN MENYELAMATKAN GERERASI JOSUA TERDIDIK PAPUA MENGANTARKAN BANGSANYA MENUJU PINTU GERBANG EMAS KEMERDEKAAN.

By / Oleh : Jacob Rumbiak.

04 Juni 2022.

Bapak Zadrach Wainggai adalah orang tuan kandung dari adik Herman Wainggai satu dari sekian banyak generasi muda pejuang kemerdekaan Rumpung Bangsa Melanesia di wilayah geografis Papua Barat. Selain tuan Herman, Bapa Zadrach memilik anak-anak di bawahnya Herman (adik-adik dari tuan Herman Wainggai).

Tepatnya jam 04:00 am/pagi dini hari Sabtu, 4 Juni  2022,  saya memperoleh kontak dari seorang keluarga terdekat keluarga Wainggai bahwa satu jam yang lalu artinya jam 03:00-an pagi hari Sabtu dini hari Bapa terkasih Zadrak Wainggai telah dipanggil Tuhan pulang ke Rumah Tuhan. Ketika berita tersebut saya terima, saat itu pula saya hanya bisa terdiam dan merenungkan betapa besar, dalam dan luas peran kunci Yang Terhormat Bapa Zadrak Wainggai dalam perjuangan rakyat bangsanya. Dalam keadaan terdiam saypun hanya bisa mengiringi perjalanan beliau ke rumah Bapa di seberang sana lewat doa dan air mata.

Bapa Zadrach Wainggai adalah Putera TERBAIK milik rakyat bangsanya, beliau adalah sorang kepala rumah tangga, suami dari istri terkasihnya, bapa bagi ana-anaknya, tete/kakek dari cucu-cucunya. Selain itu beliau telah ditentukan Tuhan sebagai alatNya Tuhan untuk MENYIMPAN, MENYEMBUNYIKAN DAN MENYELAMATKAN sekian banyak generasi Josua Papua terdidik yang hari ini sedang berada memimpin berada di garda terdepan mengantar rakyat bangsanya menuju dan memasuki Pintu Gerbang Kemerdekaan.

Bapa Zadrach Wainggai, anak sangat mengagumi kesederhanaanmu, cara kerjamu pun tidak kelihatan, juga tidak berbunyi, namun kerjanmu telah menghasilkan dedaunan hijau dengan buah  yang  lebat dimana kini banyak orang sedang merasakannnya tetapi mereka tak mengetahui dari mana asalnya SUMBER SUPLAI makanan yang menumbuhkan dedaunan hijau dan buah segar tersebut?  Jawabnya: Asal sumber suplai adalah AKAR Pohon dan dia adalah Yang Terhormat Bapa Zadrak Wainggai.

Doa kami seluruh rakyat bangsamu kiranya Roh Kudus memberikan kekuatan kepada Nyonya / Mama Wainggai Karubaba, anaknya  Adik Tuan Herman Wainggai, adik-adiknya serta seluruh keluarga besar Wainggai Karubaba dalam dan luar negeri (di mana semuanya berada).

Bapa Wainggai Yang Terhormat, sekalipun bangsamu memiliki uang setinggi langit, emas mutiara dan benda-benda berharga lainnya seluas bumi kita ini tidak setimpal dengan nilai patriotisme Bapa. Yang bisa seluruh rakyat  bangsamu menghadiahkan kepadamu hanyalah Ungkapan Terimakasih serta  Doa kami mengiringi kepergianmu menuju Rumah Bapa deseberang Sana Sorga Merisi Sekali lagi Terkasih.  Kebesaran namamu, karya karsa dan cita rasa jasa serta pengabdian Bapa Wainggai telah terpatri dalam lembaran sejarah perjuangan Bangsa Melanesia di Wilayah Geografis kita Papua Barat untuk dikenang sepanjang masa.

Selamat Jalan Pahlawan Bangsa Melanesia Papua Barat, beristirahatlah dalam kedamaian abadi bersama Tuhan kita Yesus Kristus di Pusat Kota Allah.  Amin.

No comments